3 Cara Mengatasi Amarah yang Berlebihan


Marah sebutan akrabnya, atau kata lain dari Emosi adalah suatu hal yang relatif dalam sebuah kehidupan. Emosi yang secara fisik mengakibatkan antara  lain peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.
Setiap orang pernah merasakan hal tersebut ketika sedang dibendung suatu masalah dan membuat diri kita terkadang tak terkendali untuk mengatasinya.

Namun, jika kita biarkan diri kita ini terbenam dengan emosi yang berlarut-larut dan sering kali tak terkendali , maka bisa jadi hidup kita  dipenuhi dengan bermacam-macam masalah.

Bagaimana tidak ? 

Contoh : Jika di dalam sebuah keluarga, ada suatu masalah kecil yang membuat ia Marah dan membesarkan masalah ini hingga ke akar-akarnya. Lantas, apa yang akan terjadi? Lahirlah yang namanya PERCERAIAN, KDRT dan membuat anak kita menjadi frustasi sehingga menyebabkan kehancuran di dalam rumah tangga.


Bahaya bukan? Jawabannya ya tentu saja.

Mungkin 3 cara ini bisa membantu untuk  mengatasi Amarah yang berlebih-lebihan:

1. Menerima Apa Adanya

Terima semua kejadian yang terjadi sebagaimana adanya itu. Katakan dalam hati dengan penuh keyakinan “Saya pantas mendapatkannya, kuatkan hatiku ya Tuhan”.

2.Jangan melawan dalam hati ikuti saja situasinya, jadilah seperti air yang mengalir.

Perlawanan dan kekerasan dimulai dari dalam pikiran. Jika hati ini melawan niscaya organ kita bergerak otomatis untuk melawan pula. Bibir, lidah, tangan dan kaki turut bekerja sama untuk mewujudkan apa yang ada dalam hati.
Buka pikiran lalu jadilah pendengar yang baik. Anggukan kepala sesekali sebagai tanda bahwa anda sedang memperhatikan segala sesuatu yang sedang dihadapi.
3. Bersyukur kepada Yang Maha Kuasa.
Dalam rasa syukur kita menemukan damai dihati. Inilah yang membuat dada terasa lapang. Mensyukuri nikmat yang telah diberikan Sang Pencipta “Terimakasih Tuhan sampai sekarang masih bisa bernapas lega sekalipun tengah berada dalam persoalan”.

Semoga bermanfaat guys! :D hehe

Posting Komentar

0 Komentar